Xavi; Tidak Seperti Barcelona, Madrid Ogah Peragakan Sepakbola Indah • Info Bintang Bola Bintang Sepak Bola Dunia | Berita Bola Terbaru

Bintang Sepak Bola Dunia,Berita Bola Terbaru,Liga Inggris,Liga, Spanyol,Eropa

Bintang Bolaagen bola online
agen bola online terpercaya Bandar Poker Online Terpercaya agen judi bola online terpercaya AFAPOKER RGOBET
Handicap Asianbookie Bola Terupdate Malam Ini | France vs Argentina 0 : 1/4 | Uruguay vs Portugal 0 : 0 | Russia vs Spain 1 : 0 | Croatia vs Denmark 0 : 1/2 Brazil vs Mexico 0 : 1 | Belgium vs Japan 0 : 1 1/4 | Sweden vs Switzerland 0 : 0 | Colombia vs England 1/2 : 0
Texaspoker Wigobet bandar poker dan domino online agen judi terpercaya

Xavi; Tidak Seperti Barcelona, Madrid Ogah Peragakan Sepakbola Indah

Xavi menyebutkan tim kampiun Spanyol dan Eropa, Real Madrid, tidak ingin memainkan sepakbola indah seperti musuh bebuyutan abadi mereka, Barca.

Madrid menyapu gelar La Liga dan Liga Champions musim lalu, tapi tim asuhan Zinedine Zidane kesulitan memperlihatkan penampilan konsisten musim ini, di mana mereka telah terpaut 16 angka di belakang Blaugrana di klasemen.

Mantan playmaker Barca, Xavi, yakin bahwa Madrid tidak memiliki budaya permainan indah di Bernabeu, dan menyoroti era Jose Mourinho, yang menangani klub antara 2010 sampai 2013.

“barca seperti ujian terakhir bagi seorang pemain,” tuturnya di El Pais. “Mereka memainkan sepakbola tersulit di dunia. Madrid tak bermain terlalu indah. Di Bernabeu, kalau seorang defender membuang bola sampai ke tribun, takkan ada masalah. Itulah budaya di sana. Pendukung akan memberikan aplaus.”

“Di Camp Nou, kalau anda membuang bola ke tribun, akan ada reaksi negatif. Itu terjadi sejak era Cruyff.”

Real Madrid

 

Xavi menambahkan: “Madrid-nya Mourinho kerap melepas bola panjang. Mourinho meminta para pemainnya untuk tak membiarkan bola berhenti, bermain cepat, dan Di Maria, Ronaldo, atau Benzema, akan melakukan serangan dengan cepat. Sekarang mereka melakukannya dengan Bale. Mereka tidak mau bermain indah.”

“Ada tujuh pemain Madrid yang menyerang dan Casemiro akan ada di belakang sendirian untuk menutup area belakang,” lanjutnya. “Busquets tidak dapat melakukannya, meski aku lebih cepat dari ia. Casemiro amat cepat, tapi ia kesulitan sebab ada banyak aspek lain yang tak dia kuasai dengan bagus”

“ia memiliki ciri lain, ia lebih defensif, ia melepas lebih banyak tekel, lebih banyak menutup ruang, akan tetapi ia tak mampu dominan.”

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *