Xavi; Tidak Seperti Barcelona, Madrid Ogah Peragakan Sepakbola Indah • Info Bintang Bola Bintang Sepak Bola Dunia | Berita Bola Terbaru

Bintang Sepak Bola Dunia,Berita Bola Terbaru,Liga Inggris,Liga, Spanyol,Eropa

Handicap Asianbookie Bola Terupdate Malam Ini | Preston vs Derby 0 : 1/4 | Bristol City vs Brentford 0 : 1/4 | Burton Albion vs Middlesbrough 3/4 : 0 | Ipswich vs Millwall 1/4 : 0 | Nottingham Forest vs Barnsley 0 : 1/4 | QPR vs Norwich 0 : 1/4 | Sunderland vs Sheffield Wednesday 0 : 0 | Sheffield Utd vs Cardiff 0: 0 | Getafe vs Real Betis 0 : 1/2 Atalanta vs Sampdoria 0: 1 1/4 | Genoa vs Cagliari 0 : 1/2 | Udinese vs Fiorentina 1/4 : 0
Bandar Online Terpercaya

Xavi; Tidak Seperti Barcelona, Madrid Ogah Peragakan Sepakbola Indah

Xavi menyebutkan tim kampiun Spanyol dan Eropa, Real Madrid, tidak ingin memainkan sepakbola indah seperti musuh bebuyutan abadi mereka, Barca.

Madrid menyapu gelar La Liga dan Liga Champions musim lalu, tapi tim asuhan Zinedine Zidane kesulitan memperlihatkan penampilan konsisten musim ini, di mana mereka telah terpaut 16 angka di belakang Blaugrana di klasemen.

Mantan playmaker Barca, Xavi, yakin bahwa Madrid tidak memiliki budaya permainan indah di Bernabeu, dan menyoroti era Jose Mourinho, yang menangani klub antara 2010 sampai 2013.

“barca seperti ujian terakhir bagi seorang pemain,” tuturnya di El Pais. “Mereka memainkan sepakbola tersulit di dunia. Madrid tak bermain terlalu indah. Di Bernabeu, kalau seorang defender membuang bola sampai ke tribun, takkan ada masalah. Itulah budaya di sana. Pendukung akan memberikan aplaus.”

“Di Camp Nou, kalau anda membuang bola ke tribun, akan ada reaksi negatif. Itu terjadi sejak era Cruyff.”

Real Madrid

 

Xavi menambahkan: “Madrid-nya Mourinho kerap melepas bola panjang. Mourinho meminta para pemainnya untuk tak membiarkan bola berhenti, bermain cepat, dan Di Maria, Ronaldo, atau Benzema, akan melakukan serangan dengan cepat. Sekarang mereka melakukannya dengan Bale. Mereka tidak mau bermain indah.”

“Ada tujuh pemain Madrid yang menyerang dan Casemiro akan ada di belakang sendirian untuk menutup area belakang,” lanjutnya. “Busquets tidak dapat melakukannya, meski aku lebih cepat dari ia. Casemiro amat cepat, tapi ia kesulitan sebab ada banyak aspek lain yang tak dia kuasai dengan bagus”

“ia memiliki ciri lain, ia lebih defensif, ia melepas lebih banyak tekel, lebih banyak menutup ruang, akan tetapi ia tak mampu dominan.”

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *