Walau Menang, Mourinho Kurang Puas dengan Finishing MU • Info Bintang Bola Bintang Sepak Bola Dunia | Berita Bola Terbaru

Bintang Sepak Bola Dunia,Berita Bola Terbaru,Liga Inggris,Liga, Spanyol,Eropa

Bintang Bolaagen bola online
agen bola online terpercaya Bandar Poker Online Terpercaya agen judi bola online terpercaya AFAPOKER RGOBET
Handicap Asianbookie Bola Terupdate Malam Ini | France vs Argentina 0 : 1/4 | Uruguay vs Portugal 0 : 0 | Russia vs Spain 1 : 0 | Croatia vs Denmark 0 : 1/2 Brazil vs Mexico 0 : 1 | Belgium vs Japan 0 : 1 1/4 | Sweden vs Switzerland 0 : 0 | Colombia vs England 1/2 : 0
Texaspoker Wigobet bandar poker dan domino online agen judi terpercaya

Walau Menang, Mourinho Kurang Puas dengan Finishing MU

Jose Mourinho merasa kurang puas dengan finishing yang diperlihatkan Manchester United, setelah mereka unggul 4-2 atas Watford semalam.

Gol Anthony Martial melengkapi brace Ashley Young dan membawa Setan Merah menang tiga gol di Vicarage Road, akan tetapi Romelu Lukaku dan Paul Pogba gagal memanfaatkan peluang emas yang mereka memiliki.

Troy Deeney menyumbang gol penalti sewaktu pertandingan menyisakan 13 menit, setelah Marcos Rojo melanggar Roberto Pereyra, sebelum Abdoulaye Doucoure menorehkan gol untuk menipiskan ketinggalan tuan rumah.

Untungnya Jesse Lingard membukukan namanya di papan skor pada menit ke-86 dan menamatkan perlawanan tuan rumah.

Mourinho, yang tampak frustrasi setelah pertandingan, menyebutkan di Goal International: “Babak kedua kami harusnya dapat menang lima atau enam kosong dan bahkan kami memiliki peluang yang lebih mudah di babak kedua. Akan tetapi kami gagal dan inilah sepakbola.”

“Lawan menorehkan gol dari peluang yang susah, penalti, dan 3-1, dan kemudian laga berjalan dengan amat berbeda. Kami harusnya unggul dengan mudah, tapi skor sempat 3-2 dan Jesse kemudian mengambil inisiatif yang luar biasa dan memenangkan laga”

“Kami mempunyai banyak peluang, melalui Lukaku dan juga Pogba. Tapi lawan bermain sangat yakin diri, mereka bermain tanpa beban, tanpa tekanan.”

“Bagi mereka, kalah 0-3 atau 0-5 tak ada bedanya, jadi usai 3-1, mereka terus mencoba terlibat dalam permainan, dan sewaktu kami harusnya bersantai bagaikan menghisap rokok, kami malah terlibat dalam masalah.”

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *