Tangis Gianluigi Buffon dan Kegagalan Italia • Info Bintang Bola Bintang Sepak Bola Dunia | Berita Bola Terbaru

Bintang Sepak Bola Dunia,Berita Bola Terbaru,Liga Inggris,Liga, Spanyol,Eropa

Bintang BolaBandar Online Terpercaya
Handicap Asianbookie Bola Terupdate Malam Ini | New Zealand vs Portugal, 2 : 0 | Russia vs Mexico, 1/4 : 0 | Czech Republic U21 vs Denmark U21, 0 : 3/4 | Italy U21 vs Germany U21, 1/4 : 0 | Chile vs Australia, 0 : 1 1/2 | Germany vs Cameroon, 0 : 1 1/4 | Defensa y Justicia vs Gimnasia La Plata, 0 : 3/4 | San Martin San Juan vs Rosario Central, 1/4 : 0 | Boca Juniors vs Union Santa Fe, 0 : 1 1/4 | Atletico Rafaela vs Sarmiento, 0 : 1/2 | Banfield vs Racing Club, 0 : 1/4 | Colon vs River Plate, 1/4 : 0 | Santos vs Sport Recife, 0 : 1 | Vasco da Gama vs e Goianiense, 0 : 1 | Atletico Paranaense vs Vitoria, 0 : 3/4 | Cruzeiro vs Coritiba, 0 : 3/4 | Gremio vs Corinthians, 0 : 1/2 | Ponte Preta vs Palmeiras, 0 : 0 | Sao Paulo vs Fluminense, 0 : 3/4 | Bahia BA vs Flamengo, 0 : 0 | Chapecoense vs Atletico Mineiro, 0 : 1/2 Judi Online Terpercaya dan Agen Taruhan Bola Resmi Bandar Taruhan Judi Bola Terbesar di Indonesia

Tangis Gianluigi Buffon dan Kegagalan Italia

Tangis Gianluigi Buffon dan Kegagalan Italia | Performa impresif Gianluigi Buffon sepanjang 90 menit di waktu normal, ditambah 30 menit waktu pertambahan dan adu penalti rupanya masih belum cukup untuk mengantar timnas Italia melangkah ke semifinal Euro 2016. Gli Azzurri tersingkir pada pertandingan perempat final ketika melawan Jerman lewat babak adu penalti.

Tangis Gianluigi Buffon dan Kegagalan Italia

Buffon mengakhiri laga tersebut dengan tangis. Ia tak mampu membendung air matanya karena pada pertandingan itu Italia sebenarnya tampil dengan sangat solid. “Semua orang pasti punya alasan mengapa ia harus menangis,” tutur Gigi Buffon pada Rai Sport.

“Saya pun minta maaf kepada semua pendukung Italia karena kami layak mendapatkannya usai yang dilakukan grup ini. Apa yang telah kita lakukan membuat orang merasa bangga dan yakin pada kinerja kita,” ujarnya.

Sang kapten Italia ini menilai tidak percaya jika mereka harus tersingkir usai menjalani pertandingan yang amat bagus. Apalagi pada saat adu penalti ada tiga eksekutor Jerman yang sebenarnya gagal melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Jarang kita lihat bagi sebuah tim untuk melewatkan tiga kali tendangan penalti dan kemudian itu masih belum cukup untuk memenangkan laga,” uajr pemain berusia 38 tahun tersebut.

Baca juga:

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *