Pellegrini: Guardiola Ganggu Musim Manchester City • Info Bintang Bola Bintang Sepak Bola Dunia | Berita Bola Terbaru

Bintang Sepak Bola Dunia,Berita Bola Terbaru,Liga Inggris,Liga, Spanyol,Eropa

Bintang BolaBandar Online Terpercaya
Handicap Asianbookie Bola Terupdate Malam Ini | New Zealand vs Portugal, 2 : 0 | Russia vs Mexico, 1/4 : 0 | Czech Republic U21 vs Denmark U21, 0 : 3/4 | Italy U21 vs Germany U21, 1/4 : 0 | Chile vs Australia, 0 : 1 1/2 | Germany vs Cameroon, 0 : 1 1/4 | Defensa y Justicia vs Gimnasia La Plata, 0 : 3/4 | San Martin San Juan vs Rosario Central, 1/4 : 0 | Boca Juniors vs Union Santa Fe, 0 : 1 1/4 | Atletico Rafaela vs Sarmiento, 0 : 1/2 | Banfield vs Racing Club, 0 : 1/4 | Colon vs River Plate, 1/4 : 0 | Santos vs Sport Recife, 0 : 1 | Vasco da Gama vs e Goianiense, 0 : 1 | Atletico Paranaense vs Vitoria, 0 : 3/4 | Cruzeiro vs Coritiba, 0 : 3/4 | Gremio vs Corinthians, 0 : 1/2 | Ponte Preta vs Palmeiras, 0 : 0 | Sao Paulo vs Fluminense, 0 : 3/4 | Bahia BA vs Flamengo, 0 : 0 | Chapecoense vs Atletico Mineiro, 0 : 1/2 Judi Online Terpercaya dan Agen Taruhan Bola Resmi Bandar Taruhan Judi Bola Terbesar di Indonesia

Pellegrini: Guardiola Ganggu Musim Manchester City

Pellegrini: Guardiola Ganggu Musim Manchester City ~ Manuel Pellegrini mengaku merasa kecewa saat harus mengumumkan pada publik jika ia akan hengkang dari Man City di tengah musim. Keputusan itu harus diambil sebaba ia sudah tahu jika Josep Guardiola akan segera ditunjuk dan diresmikan sebagai pelatih baru.

Pellegrini: Guardiola Ganggu Musim Manchester City

“Usai Guardiola mengatakan akan datang ke Inggris, saya memutuskan untuk bicara pada publik karena semua media memberitakan terkait Guardiola ke sini, Guardiola ke Arsenal, Guaridola ke MU,” ujar Pellegrini seperti dilansir Talk Sport.

Tak lama setelah itu, tepat pada bulan February, Guardiola akhirnya benar diresmikan sebagai manajer baru Man City. Setelah itu penampilan The Citizens langsung melempem, dimana mereka harus kalah tiga kali secara beruntun disemua kompetisi. Padahal ketika itu City berada di perangkat dua dengan jarak hanya tiga poin dari Leicster di puncak klasemen.

“Saya tak ingin memanfaatkannya sebagai alasan, namun jalannya pekerjaan semakin sulit saat itu. Bukan untuk saya. Tapai pada pemain,” ujar Pellegrini.

“Saya juga tidak tahu pasti apakah keputusan ini tepat. Namun anda melihat kekalahan tiga kali secara beruntun setelah lima kali memperoleh kemenangan.”

“Hal paling gsulit dalam sebuah tim adalah saat sesuatu sudah rusak. Saat itu ada yang rusak,” ujarnya.

Di akhir musim, Manchester City akhirnya finis di pringkat empat dengan jarak 15 poins dari sang juara, Leicester City.

Baca juga:

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *