Ibrahimovic Dituduh Memakai Doping Saat Membela Juventus • Info Bintang Bola Bintang Sepak Bola Dunia | Berita Bola Terbaru

Bintang Sepak Bola Dunia,Berita Bola Terbaru,Liga Inggris,Liga, Spanyol,Eropa

Bintang Bolaagen bola online
agen bola online terpercaya Bandar Poker Online Terpercaya
Handicap Asianbookie Bola Terupdate Malam Ini | Sweden vs South Korea 0 : 1/2 | Belgium vs Panama 0 : 1 3/4 | Tunisia vs England 1 : 0 | Colombia vs Japan 0 : 3/4 | Poland vs Senegal 0 : 1/4 | Russia vs Egypt 0 : 1/4 | Portugal vs Morocco 0 : 3/4 | Uruguay vs Saudi Arabia 0 : 2 | Iran vs Spain 2 : 0 | Denmark vs Australia 0 : 1/2 | France vs Peru 0 : 1
agen judi bola online terpercaya bandar poker dan domino online agen judi terpercaya

Ibrahimovic Dituduh Memakai Doping Saat Membela Juventus

Ibrahimovic Dituduh Memakai Doping Saat Membela Juventus ~ Ulf Karlson yang merupakan mantan dokter tim timnas Swedia menuding Juventus memberikan doping untuk para pemainnya, dan salah satu di antaranya adalah bomber anyar Zlaatan Ibrahimovic, di awal tahun 2000-an silam.

Ibrahimovic Dituduh Memakai Doping Saat Membela Juventus

Sang dokter tersebut menuding bahwa ada semacam budaya dalam hal memberikan doping pada skuat Juventus pada masa-masa tersebut. Karlson lantas mencontohkan perubahan fisik yang terjadi pada Ibra dan Albin Ekdal.

“Diketahui Ibrahimovic menambah berat badannya sebanyak 10 kilogram hanya dalam kurun waktu enam bulan sewaktu ia memperkuat Juventus. Saya pikir ia memang diberi doping. Setidaknya begitulah yang saya yakini,” ujar sang dokter pada SportBladet.

“Hal yang sama, Ekdal juga menambah berat badannya hingga delapan kilo selama periode tersebut bersama Bianconeri,” tambahnya lagi.

Kemudian Karlson berusaha memperkuat klaim tersebut dengan merujuk pada fakta jika ada dokter di tim Juve yang di hukum bersalah dengan vonis kurungan penjara dalam waktu lama.

“Saya pikir ini adalah sebuah budaya yang eksis di Juventus. Mereka punya seorang dokter yang sebelumnya sudah pernah di vonis penjara selama 22 bulan. Ada perdebatan terkait aspek negatif olahraga dan doping, dan kami pun menyoroti apa yang terjadi di Juve pada awal tahun 2000-an,” ujarnya.

Baca juga:

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *