Gol Tangan Tuhan Buat Timnas Brasil Tersingkir dari Copa America 2016 • Info Bintang Bola Bintang Sepak Bola Dunia | Berita Bola Terbaru

Bintang Sepak Bola Dunia,Berita Bola Terbaru,Liga Inggris,Liga, Spanyol,Eropa

Bintang BolaBandar Online Terpercaya
Judi Online Terpercaya dan Agen Taruhan Bola Resmi Bandar Taruhan Judi Bola Terbesar di Indonesia

Gol Tangan Tuhan Buat Timnas Brasil Tersingkir dari Copa America 2016

Gol Tangan Tuhan Buat Timnas Brasil Tersingkir dari Copa America 2016 |Tim samba Brasil bertemu dengan timnas Peru pada laga penentuan di Grup B, Copa America Centenario 2016, Senin (13/6). Brasil yang lebih diunggulkan langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit pertama untuk mencetak gol.

Gol Tangan Tuhan Buat Timnas Brasil Tersingkir dari Copa America 2016

Menurunkan Gabriel sebagai juru gedor serta dukungan tiga gelandang kreatif seperti Philippe Coutinho, Lucas Leiva, serta William. Kesempatan pertama didapat Brasil melalui aksi Gabriel di menit ke-27. Sayang tendangan kerasnya masih mampu ditepis kiper Peru.

Usai peluang tersebut, pasukan Carlos Dunga terus menekan pertahanan pemain Peru. Sayang, hingga wasit meniup peluit panjang babak pertama, skor masih imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, petaka terjadi bagi kubu Brasil. Berawal dari skema serangan Balik, Andy Polo yang menyisir sisi kiri pertahanan timnas Brasil memberikan umpan ke area penalti dimana ada Raul Ruidiaz yang langsung meneruskan bola tersebut ke arah gawang. Bola masuk, dan skor sementara 1-0 untuk timnas Peru.

Tapi gol tersebut menuai kontroversial. Karena Ruidiaz terlihat meneruskan umpan Pool bukan menggunakan kaki tapi dengan tangannya. Meski demikian, sang pengadil lapangan justru mengesakan gol tersebut, skor berubah 1-0 dan bertahan smapi pertandingan selesai.

Dengan kekalahan itu, membuat Brasil harus tersingkir dari turnamen Copa America Centenario 2016. Karena pada pertandingan lain, Ekuador yang hanya terpaut dua poin dari Brasil sukses meraih kemenangan atas Haiti di laga pamungkas.

Baca juga:

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *