Bintang Jepang Kritik Serie A Italia • Info Bintang Bola Bintang Sepak Bola Dunia | Berita Bola Terbaru

Bintang Sepak Bola Dunia,Berita Bola Terbaru,Liga Inggris,Liga, Spanyol,Eropa

Bintang BolaBandar Online Terpercaya
Handicap Asianbookie Bola Terupdate Malam Ini | Andorra vs Faroe Islands, 3/4 : 0 | Bosnia Herzegovina vs Gibraltar, 0 : 4 1/2 | Cyprus vs Estonia, 0 : 1/2 | Sweden vs Belarus, 0 : 1 | Switzerland vs Latvia, 0 : 2 1/2 | Belgium vs Greece, 0 : 1 1/2 | Bulgaria vs Netherlands, 1 : 0 | Luxembourg vs France, 3 : 0 | Portugal vs Hungary, 0 : 1 3/4 | Armenia vs Kazakhstan, 0 : 1/2 | Azerbaijan vs Germany, 2 1/2 : 0 | England vs Lithuania, 0 : 2 1/4 | San Marino vs Czech Republic, 3 3/4 : 0 | Malta vs Slovakia, 2 1/4 : 0 | Montenegro vs Poland, 1/2 : 0 | N.Ireland vs Norway, 0 : 1/4 | Romania vs Denmark, 0 : 0 | Scotland vs Slovenia, 0 : 1/4 Bandar Online Terpercaya

Bintang Jepang Kritik Serie A Italia

Bintang Jepang Kritik Serie A Italia ~ Tidak hanya Premier League dan La Liga, kompetisi Serie A juga merapakan salah satu yang paling banyak disoroti publik sepakbola karena nama besar klub dan para pemainnya yang bertabur bintang dunia. Tapi menurut Keisuke Honda, saat ini Serie A sudah terlalu kuno.

Bintang Jepang Kritik Serie A Italia

Bukan tanpa alasan, Honda berkata demikian karena dirinya melihat kultur yang ada di kompetisi tertinggi Italia tersebut masih dibayang-bayangi oleh kesuksesan di masala lalu. Menurutnya Serie-A bukan klub yang berani mengambil risiko.

“Yang harus diperhatikan adalah mentalitas. Anda hanya berpikir perihal kemenangan saja dan memilih tidak mengambil resiko. Budaya Italia terikat pada kejayaan di masa lalu,” ujarnya seperti dukutip dari Soccerway, Sabtu (9/4).

Ia juga memberikan kritik terhadapa pola pikir para fans Serie A. Honda memberikam contoh mengenai pandangan para fans kepada dirinya yang dinilai sudah tua dan tidak punya masa depan yang cerah. Menurutnya hal yang seperi itu sangat kental dan melekat pada sepakbola Italia.

“Saya sudah bermain di Piala Dunia bersama timnas Jepang, Liga Champions, dan saat ini saya juga belum berusia 30 tahun, namun orang-orang sudah membicarakan perihal masa depan saya. Sepakbola Italia sangat sukses, namun anda tetap terikat pada model yang seperti itu,” tambahnya lagi.

Baca juga:

 

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *